Candi Muaro Jambi, Kompleks Percandian Hindu-Buddha Terluas di Asia Tenggara

Candi Muaro Jambi, Kompleks Percandian Hindu-Buddha Terluas di Asia Tenggara

SENGETI, LELEMUKU.COM – Di tepi Sungai Batanghari, berdiri sebuah kompleks percandian yang luasnya mencapai 3.981 hektare. Namanya Candi Muaro Jambi, peninggalan masa Hindu-Buddha yang menjadi yang terluas di Asia Tenggara.

Candi Muaro Jambi terletak di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Kompleks ini diyakini sebagian besar dibangun mulai abad ke-7 hingga ke-8 secara bertahap. Namun, sejarawan Jambi, Fachruddin Saudagar, bahkan meyakini pembangunan candi telah dirintis sejak abad ke-4 di daerah yang merupakan garis pantai purba berbentuk teluk bernama Teluk Wen.

Teluk Wen dahulu menjorok hingga ke daerah Muara Tebo dan Sarolangun. Keberadaan candi ini menguatkan pendapat bahwa Melayu atau Jambi merupakan kerajaan Hindu tertua di Sumatra yang telah berdiri tahun 644 Masehi.

Dalam perjalanannya mempelajari agama Buddha, I'tsing atau Yi Jing sempat berkunjung dua kali di tanah Mo-lo-yeu untuk memperdalam pengetahuan tentang Buddha. Kunjungan itu terjadi pada tahun 671 dan antara 689 hingga 695 Masehi. Pentingnya negeri yang juga disebutnya Foshi ini sebagai tempat belajar agama Buddha mendorong I'tsing menyarankan para agamawan Buddha untuk belajar dahulu satu hingga dua tahun di sini sebelum berangkat ke India.

Umumnya peneliti meyakini bahwa Candi Muaro Jambi pernah menjadi pusat Kerajaan Melayu tua dan Sriwijaya hingga abad ke-12. Raja terakhirnya adalah Tun Telanai yang memerintah antara 1080 hingga 1168 Masehi.

Setelah periode itu, tidak banyak catatan tentang nasib kompleks percandian Muaro Jambi hingga berdirinya Kesultanan Jambi yang bercorak Islam. Keberadaan situs ini mulai terbuka berkat kunjungan perwira Inggris bernama Kapten E. C. Crooke pada tahun 1820. Artinya, candi sudah runtuh pada masa perkembangan Kesultanan Jambi.

Kini, Candi Muaro Jambi menjadi salah satu destinasi wisata sejarah utama di Provinsi Jambi. Kompleks ini juga menjadi objek penelitian arkeologi yang penting bagi pemahaman sejarah Nusantara. Bagi wisatawan yang berkunjung, tersedia jalur pejalan kaki yang menghubungkan satu candi dengan candi lainnya.

Provinsi Jambi sendiri terletak di pesisir timur, di bagian tengah Pulau Sumatera. Ibu kotanya berada di Kota Jambi. Luas wilayah Provinsi Jambi mencapai 50.160,05 kilometer persegi dengan jumlah penduduk pada akhir tahun 2025 sebanyak 3.906.041 jiwa. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya